Text
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 KUBU RAYA TAHUN 2026
Latar Belakang Dismenorea merupakan nyeri yang terjadi saat menstruasi dan sering
dialami oleh remaja putri. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan
konsentrasi belajar, serta memengaruhi kualitas hidup remaja. Salah satu upaya
nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri dismenore adalah teknik
relaksasi nafas dalam. Teknik ini membantu merilekskan otot, mengurangi ketegangan,
meningkatkan oksigenasi jaringan, dan menurunkan persepsi nyeri.
Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik
relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja putri di SMA Kemala
Bhayangkari 1 Kubu Raya Tahun 2026.
Desain penelitian Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan
pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 38 remaja putri
yang mengalami dismenore. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling,
sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan
menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian teknik relaksasi
nafas dalam.
Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden
mengalami nyeri dismenore kategori sedang sebelum diberikan teknik relaksasi nafas dalam.
Setelah diberikan intervensi, terjadi penurunan tingkat nyeri menjadi kategori ringan pada
sebagian besar responden. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired T-Test
menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara
tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi.
Kesimpulan Teknik relaksasi nafas dalam berpengaruh terhadap penurunan nyeri
dismenorea pada remaja putri di SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya Tahun 2026 sehingga
dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis dalam mengatasi nyeri menstruasi.
Tidak tersedia versi lain