Text
Hubungan Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Di Posyandu Sungai Raya Dalam Tahun 2025
Latar belakang gizi merupakan bagian yang
sangat penting dalam pertumbuhan dan
perkembangan bayi, karena keterkaitan erat dengan
kesehatan dan kecerdasan. Pemberian MP-ASI yang
tidak sesuai dapat mengakibatkan terjadinya masalah
status gizi. Terdapat 2 bayi mengalami gizi kurang, 12
bayi mengalami gizi lebih di Posyandu Mega Mas
Parit H Muksin tahun 2025
Tujuan = penelitian dalam _ penelitian ini
Mengetahui hubungan pola pemberian makanan
pendamping ASI dengan status gizi pada anak umur
6-24 bulan di Posyandu Sungai Raya Dalam tahun
2025.
Metode Penelitian penelitian kuantitatif dengan
menggunakan desain penelitian Deskriptif Korelatif
dengan pendekatan Cross Sectional, teknik sampling
dalam penelitian ini adalah non probality yaitu total
populasi atau sampling jenuh sampel yang digunakan
sebanyak 31 responden. Analisis data menggunakan
uji statistic SPSS uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukan bahwa_ sebagian
besar dari responden 24 orang (77,4%) pemberisn
MP-ASI teratur, sebagian kecil dari responden 7 orang
(22,6%) pemberian MP-ASI tidak teratur, status gizi
bayi hampir seluruh responden (80,6) dalam kategori
baik. Berdasarkan hasil uji Chi-Square menunjukan
hasil dengan nilai p-va/ue= 0,05 didapatkan adanya
hubungan antara pola pemberian makanan
pendamping ASI (MP-ASI/) dengan status giZzi.
Saran berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan
bahwa pola pemberian MP-ASI yang baik dapat
mengatasi masalah status gizi pada anak.
Kata kunci : Pola pemberian MP-ASI, Status Gizi,
Anak 6-24 bulan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain