Perpustakaan STIKes Panca Bhakti Pontianak

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO TERJADINYA BABY BLUES PADA IBU POSTPARTUM DI DESA TELUK KAPUAS TAHUN 2026
Penanda Bagikan

Text

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO TERJADINYA BABY BLUES PADA IBU POSTPARTUM DI DESA TELUK KAPUAS TAHUN 2026

YULITA MIRNA - Nama Orang;

Latar belakang : Postpartum blues merupakan gangguan psikologis ringan yang sering terjadi
pada ibu setelah persalinan, ditandai dengan perasaan sedih, mudah menangis, cemas,
mudah tersinggung, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat mengganggu proses bonding antara
ibu dan bayi serta berdampak pada tumbuh kembang anak.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas, dukungan
keluarga, dan sosial budaya dengan risiko terjadinya baby blues pada ibu postpartum di Desa
Teluk Kapuas Tahun 2026.
Metode : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan
pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability
sampling dengan metode sampling jenuh, sehingga diperoleh 19 responden.
Hasil Penelitian : Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden memiliki
pengetahuan kurang (63,2%), paritas multipara (52,6%), dukungan keluarga yang mendukung
(63,2%), sosial budaya tidak setuju (52,6%), dan berisiko mengalami baby blues (63,2%). Hasil
analisis bivariat menggunakan uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan
antara pengetahuan dengan risiko terjadinya baby blues (p-value=0,017), sedangkan paritas
(p-value=0,383), dukungan keluarga (p-value=0,568), dan sosial budaya (p-value=0,515) tidak
memiliki hubungan yang signifikan.
Kesimpulan : Disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dengan
risiko terjadinya baby blues.
Saran : Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan konseling mengenai
postpartum blues, serta penelitian selanjutnya menggunakan sampel yang lebih besar dan
variabel yang lebih beragam.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 080
P00151d
Tersedia
#
Belum memasukkan lokasi 080
P00152d
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
080
Penerbit
PONTIANAK : STIKES PANCA BHAKTI PONTIANAK., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
080
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO TERJADINYA BABY BLUES PADA IBU POSTPARTUM DI DESA TELUK KAPUAS TAHUN 2026
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Panca Bhakti Pontianak
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?