Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP SIKAP PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 RASAU JAYA
Latar Belakang: Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan sindrom klinis yang disebabkan
oleh pathogen dan ditularkan dari satu ke orang lain melalui kontak seksual. Prevelensi global
tahun 2024 mencapai 490 juta orang mengalami herpes genital dan 300 juta Perempuan
mengalami Human Papilloma Virus (HPV). Di Indonesia tahun 2024 terdapat 6.885 kasus
gonore termasuk pada kelompok usia dibawah 15 tahun dan usia 15-19 tahun. di Kalimantan
Barat tahun 2024 terdapat 92 warga Pontianak yang terdiagnosis HIV.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga
terhadap sikap pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada remaja putri di sman 1 rasau
jaya tahun 2026.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasi,
pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 162 remaja putri kelas X dan XI di SMAN
1 Rasau Jaya yang ditarik dengan teknik stratified random sampling. Penelitian dilakukan
dengan sebar kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Penelitian menunjukan bahwa responden dengan tingkat pengetahuan baik seluruh
responden memiliki sikap positif yaitu 94 orang (100%). Responden dengan dukungan
keluarga yang mendukung hampir seluruhnya memiliki sikap positif (97,9%). Analisi
didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 yang menunjukan ada hubungan pengetahuan dan
dukungan keluarga dengan sikap pencegahan infeksi menular seksual pada remaja putri
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan
dukungan keluarga dengan sikap pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS).
Saran: Kepada remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan Infeksi
Menular Seksual (IMS) melalui sumber informasi terpercaya dan menjalin komunikasi yang
baik dengan keluarga terkait kesehatan reproduksi.
Tidak tersedia versi lain