Text
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI ASAM TAHUN 2026
Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu bentuk malnutrisi kronis yang ditandai dengan gangguan
pertumbuhan linear pada anak akibat asupan gizi yang tidak mencukupi dalam jangka panjang, sering
kali dipengaruhi oleh faktor infeksi, sanitasi buruk, dan pola makan yang tidak seimbang. Prevalensi
stunting di dunia masih tergolong tinggi tahun 2023 mencapai 22,3% atau sekitar 148,1 juta. Di Indonesia
menepati urutan ke -5 di Asia dengan prevalensi 19,8% (SGGI,2024), Kalimantan Barat sebesar 26,6 %
pada tahun 2024. Kabupaten kubu raya 30,2%. Puskesmas Sungai Asam Tahun 2024 10,5% atau 163
balita Stunting. Desa Sungai Asam 12,2% atau 124 balita. Tahun 2025 Stunting Puskesmas Sungai Asam
meningkat menjadi 14,3% atau 284 balita sedangkan di desa sungai asam sebesar 20,7% atau 110 balita
yang mengalami stunting
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor yang mempengaruhi kejadian Stunting
pada balita usia 24-59 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Asam, Desa Sungai Asam Tahun 2026.
Metode: peneliti kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 balita
yang memenuhi kriteria inklusi dan Eksklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 15 responden menunjukan bahwa sebagian
besar dari responden memiliki tingkat pendidikan rendah yaitu 10 orang (66,7%) berpendidikan SD dan
sangat sedikit dari responden berpendidikan SMP, SMA dan Perguruan tinggi yaitu (13,3%), Kemudian di
pekejaan ibu hampir seluruh responden tidak bekerja sebesar 12 orang (80%), berdasarkan jumlah anak
sebagian dari responden memiliki lebih dari 2 anak sebanyak 8 ibu(53,3%), berdasarkan riwayat
pemberian ASI Eksklusif sebagian dari responden 7 balita (46,6%) kemudian riwayat dengan pemberian
Susu formula sebagian dari responden 8 balita (53,3%)
Kesimpulan: Kesimpulan hasil penelian dari 15 responden di Puskesmas Sungai Asam Tahun 2026,
Pada kejadian Stunting sebagian dari responden dengan klasifikasi pendek sebanyak 10 balita (66%),
Faktor utama yang mempengaruhi kejadian adalah Pendidikan Ibu,Jumlah anak serta Riwayat pemberian
Susu formula.
Tidak tersedia versi lain